Konsisten, Inovatif, dan Transparan
Syauqi Ahmad | 11 Maret 2026
Keberhasilan Oriflame dalam membangun merek halal yang dipercaya tak lepas dari konsistensi perusahaan dalam mengembangkan inovasi produk halal dan komunikasi yang transparan.
HalalReview.co.id – Selama tiga tahun berturut-turut, Oriflame dianugerahi Top Halal Award oleh IHATEC untuk kategori parfum. Penghargaan ini tentu menjadi bukti shahih betapa Oriflame sukses menjadi pemimpin di kategori produk parfum yang popular di Indonesia.
Apa yang dilakukan perusahaan saat pertama kali memasarkan produknya di Indonesia pada tahun 1986 adalah terus membangun kepercayaan konsumen melalui komitmen terhadap kualitas, transparansi, dan produk yang tersertifikasi.
Fredrik Nilsson, Vice President, Head of Indonesia Oriflame Cosmetics menegaskan bahwa seluruh produk Oriflame menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan telah melalui pengujian dermatologis yang ketat untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
“Kami mengikuti standar keamanan Uni Eropa (EU Cosmetics Regulation), yang dikenal sebagai salah satu standar keamanan produk kecantikan paling ketat di dunia,” ujarnya kepada Halal Review.
Fredrik menambahkan jika regulasi ini melarang lebih dari 1.600 bahan berisiko dan menjamin bahwa setiap produk yang dipasarkan aman digunakan dalam jangka panjang.
Faktor lain yang menjadi kesuksesan Oriflame adalah adanya jaminan seluruh produknya yang beredar di Indonesia juga telah terdaftar di BPOM serta tersertifikasi halal oleh BPJPH.
Bagaimanapun kata Fredrik, hal ini tentu dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang bagi konsumen dalam menggunakan produk sesuai dengan gaya hidup yang dipilih.
Halal Secara Menyeluruh
Keseriusan Oriflame dalam menjalankan roda bisnisnya patut dicontoh. Oriflame tidak hanya sukses menjamin kehalalan produknya, bahkan sistem bisnis Oriflame juga telah tersertifikasi Syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang memastikan bahwa seluruh aktivitas penjualan langsung dan pendistribusian produk dilakukan sesuai prinsip-prinsip syariah.
Dalam strateginya, Oriflame menjaga benar loyalitas konsumen melalui pendekatan personal yang didukung oleh komunitas Oriflame yang suportif. Selain itu, Oriflame juga aktif mendengarkan masukan konsumen dan memperbarui produk sesuai tren dan kebutuhan konsumen.
“Strategi lainnya adalah menjalankan gaya digital campaign dengan membangun storytelling yang kuat dan inovasi digital, “seru Fredrik lagi.
Secara rutin, perusahaan juga kerap melakukan edukasi produk melalui training, acara online dan offline, serta konten kreatif yang inspiratif. Perusahaan juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam semua aktivitas pemasaran.
“Kami sering membuat kampanye bertema “Oriflame halal beauty” dan #AmanPakaiOriflame yang menekankan bahwa konsumen tidak perlu khawatir menggunakan produk-produk Oriflame, karena seluruh produk yang beredar sudah melalui berbagai tahapan uji dan sertifikasi,” Fredrik menegaskan.
Melibatkan potensi digital dengan video edukasi, review dari konsumen maupun Brand Partner, serta ulasan produk, telah menjadi bagian dari strategi halal branding digital Oriflame.
Bertekad Terus Berkembang
Apa yang dilakukan Oriflame dalam menjalankan berbagai strategi pemasaran karena perusahaan melihat adanya potensi yang sangat besar terkait pasar halal di Indonesia.
Tidak hanya memandangnya sebagai tren saja, Oriflame melihat halal sebagai peluang pasar dan momentum tepat untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan nilai serta gaya hidup konsumen.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, Oriflame berkomitmen untuk terus memperkuat halal branding melalui inovasi, transparansi, serta komunikasi yang konsisten.
Oriflame pertama kali memperoleh sertifikat halal untuk produknya pada tahun 2019, dan sejak April 2022, seluruh produk Oriflame yang beredar di Indonesia telah 100% tersertifikasi halal.
Guna menunjang kapasitas produksi yang kerap meningkat sesuai demand pasar, saat ini Oriflame memiliki 12 pabrik yang memproduksi produk-produk bersertifikasi halal dan telah menerapkan standar kualitas serta keberlanjutan yang tinggi.
Selain itu, halal sudah menjadi strategi utama bagi Oriflame dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Fredrik menyampaikan bahwa halal merupakan bagian penting dari strategi dalam meningkatkan kepercayaan konsumen.
“Dengan adanya sertifikasi halal, konsumen merasa lebih aman dan yakin dalam menggunakan produk Oriflame. Hal ini melengkapi komitmen kami terhadap kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produk, serta memperkuat posisi Oriflame sebagai merek yang peduli dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Apalagi dengan raihan prestasi penghargaan Top Halal Award dari IHATEC Marketing Research selama tiga tahun berturut-turut, membuat manajemen semakin percaya diri untuk menampilkan dan memperkuat pesan halal branding kepada konsumen.
Langkah-langkah strategis juga ditempuh Oriflame melalui penerapan halal policy yang ketat dan menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Kebijakan ini mencakup proses seleksi dan persetujuan pemasok bahan baku, pembelian, penerimaan, hingga proses produksi di pabrik dengan standar internasional.
Tidak berhenti di situ, pengawasan juga dilakukan pada tahap pengemasan, distribusi, sampai produk dijual dan diterima oleh konsumen. Dengan sistem ini, Oriflame memastikan seluruh produk yang beredar benar-benar aman, halal, dan berkualitas.
Ditambah lagi dengan keterlibatan tim halal khusus yang bertanggung jawab mengelola seluruh proses sertifikasi halal, baik di level korporat maupun di pabrik. Tim ini berkoordinasi dengan berbagai departemen, mulai dari R&D, pengadaan bahan baku, produksi, hingga distribusi untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi halal.
Selain itu, tim halal juga berperan aktif dalam melakukan pelatihan internal, monitoring, dan audit berkala agar seluruh standar halal tetap terjaga secara konsisten di setiap lini.
Pada akhirnya, Oriflame bukanlah perusahaan biasa. Oriflame adalah blue print ideal dari sebuah perusahaan yang memiliki jaringan sistem serta alur produksi yang mapan dan ditambah lagi dengan komitmen yang tinggi dari SDM di dalamnya.
Kunci sukses Oriflame dalam menjaga konsistensi kehalalan produk terletak pada komitmen, sistem yang terintegrasi, dan kolaborasi erat dengan lembaga sertifikasi halal.
“Kami tidak hanya berfokus pada pencapaian sertifikasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap produk selalu memenuhi standar halal sepanjang siklus produksinya. Transparansi kepada konsumen, inovasi berkelanjutan, dan keterlibatan tim halal internal menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan konsumen terhadap brand kami,” pungkas Fredrik.
Artikel ini dipublikasikan dalam Majalah Halal Review Edisi 06/September – Oktober 2025 yang dapat diakses melalui tautan berikut:https://ihatecpublisher.com/majalah/halal-review-edisi-06-september-oktober-2025/