Halal Menjadi Wajib Dalam Pengembangan Produk
Anidah | 4 Maret 2026
HalalReview.co.id –
Dipercaya sebagai ‘makanan ajaib’, banyak orang mengonsumsi yogurt untuk alasan kesehatan. Kandungan probiotik, nutrisi, dan serat di dalamnya, menjadikan yogurt pilihan tepat untuk pencernaan yang sehat. KIN Yogurt mengemas kebaikan alam dengan rasa yang unik.
Yogurt diolah dari proses fermentasi susu menggunakan bakteri baik, secara ilmiah terbukti meningkatkan nilai gizi dan manfaat susu. Di antara banyak produk yogurt yang beredar di pasaran. KIN menawarkan value pembeda dari produk serupa. Menggunakan kultur bakteri Lactobacillus bulgaricus M11 yang diimpor langsung dari Bulgaria, KIN menawarkan cita rasa khas yogurt Bulgarian yang dikenal sebagai rahasia awet muda penduduk di sana.
Keunggulan produk KIN sukses dikomunikasikan berbekal kelihaiannya menggaet pasar khususnya anak muda, dengan memaksimalkan semua kanal yang tersedia. Anton Budiharjo, Chief Commercial Officer, PT ABC Kogen Dairy, menjelaskan strategi KIN dalam pemasaran produknya. “KIN selalu hadir dan relevan dengan anak muda melalui kegiatan pemasaran di semua lini dari media sosial digital, support kegiatan event-event anak muda, edukasi ke sekolah-sekolah, dan memberikan penawaran promosi yang menarik, serta selalu berupaya untuk berinovasi dalam memberikan produk baru sesuai dengan kebutuhan konsumen,” ujarnya.
Anton mengungkapkan konsumen dari segmen Gen Z dan milenial adalah target utama KIN saat ini, sehingga strategi pemasaran diracik dan didekatkan dengan mereka. “Untuk mendapatkan atensi dan bisa masuk ke dalam segmen ini, kami lakukan dengan membuat produk dan aktivitas yang sejalan dengan kebutuhan dan personality Gen Z,” ungkapnya. Misalnya dengan penamaan varian dengan pelafalan yang menarik dan persuatif. “Seperti varian Blueberry dinamakan Be-You-Berry dan Strawberry dengan nama So-True-Berry, untuk memberikan kesan ‘playful dan trendy’,” tambahnya lagi.
Komitmen Terhadap Kualitas, Keamanan, dan Halal
Produk KIN Bulgarian Yogurt Drink, mulai dipasarkan di Indonesia sejak 2018 di bawah bendera PT ABC Kogen Dairy. Sebagai market produk halal yang besar, konsumen muslim Indonesia menyadari pentingnya label halal pada produk. Anton memaparkan bahwa KIN telah melihat hal yang serupa, “Produk Halal memiliki potensi yang besar khususnya untuk market di Indonesia dengan mayoritas umat muslim. Klaim (label) halal akan membuat produk dapat diterima oleh seluruh kalangan tanpa keraguan saat memilih dan mengonsumsinya beredar di Indonesia.”
Komitmen terhadap halal dibuktikan dengan diperolehnya sertifikat halal sejak tahun 2017 hingga kini. “Memiliki sertifikat dan produk halal menjadi hal wajib bagi KIN dan perusahaan dalam pengembangan produk, agar produk kami sesuai dan dapat dikonsumsi oleh seluruh kalangan masyarakat,” tegas Anton.
KIN yogurt diproduksi di pabrik yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, sebagai salah satu pabrik susu di dunia dengan teknologi Aseptic Filling untuk produk susu dalam kemasan botol. “Kami memastikan dari semua lini proses produksi dan penggunaan material bahan baku telah sesuai dengan prosedur halal,” tambahnya lagi.
KIN konsisten menjaga keamanan dan kehigienisan produknya dengan standar quality control tertinggi. Misalnya senantiasa hanya menggunakan susu segar hasil peternakan sendiri. Peternakan KIN merupakan peternakan susu paling modern di Jawa Barat, yang memiliki luas lebih dari 80 hektar dan berada pada ketinggian 1350 meter di atas permukaan laut. Peternakan KIN juga dilengkapi dengan teknologi terkini yang memenuhi standar internasional dalam proses pemerahan, pemberian makan dan pengolahan susu.
Keamanan dan Mutu adalah standar wajib yang dijaga secara konsisten, dan sertifikat halal melengkapi komitmen KIN akan jaminan produknya yang Halalan Thoyyiban. Anton mengungkap komitmen tersebut diwujudkan dalam Kebijakan Halal oleh Manajemen PT ABC Kogen Dairy.
“Perusahaan memiliki manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang tidak hanya fokus ke produk tetapi sesuai KMA Nomor 20 Tahun 2021, di mana PT ABC Kogen Dairy berkomitmen untuk selalu menjaga kehalalan produknya dari mulai memastikan material yang datang jelas status halalnya, sampai dengan memastikan fasilitas produksi sesuai ketentuan manual SJPH, serta tidak mengandung bahan–bahan makanan yang berbahaya sesuai ketentuan BPOM,” jelasnya.
Dukungan manajemen dalam implementasi SJPH juga terwujud dalam pemenuhan kompetensi personil yang bertanggung jawab terhadap aspek halal produknya. Manajemen membentuk Tim Halal Internal yang beranggotakan semua departemen terkait dan memiliki pengetahuan terkait kehalalan produk. “Saat ini kami memiliki 2 Penyelia Halal bersertifikat BNSP dan akan terus bertambah, di mana kami berkomitmen akan mengikuti training & uji kompetensi untuk Penyelia Halal berbasis SKKNI Penyelia Halal Nomor 21 Tahun 2022 minimal 1 orang setiap tahunnya,” ujar Anton melengkapi.
Tak berhenti di situ, KIN juga berkomitmen menumbuhkan budaya halal di semua elemen perusahaan, melalui pelatihan halal di internal maupun eksternal, secara rutin setiap tahunnya. KIN meyakini kunci utama untuk sukses dalam implementasi halal di perusahaan adalah kolaborasi dari komitmen manajemen dan partisipasi aktif seluruh pihak terkait.
Berbekal implementasi halal di perusahaan, KIN tak ragu berpartisipasi dalam setiap momen kegiatan di masyarakat. “Kami memanfaatkan momen khusus antara lain saat bulan Ramadhan untuk mengajak masyarakat mengonsumsi produk KIN yang penuh dengan nutrisi dan lebih mudah dicerna oleh tubuh, dengan kebaikan susu dari Sapi A2 untuk mendukung selama menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 1/Februari/2025 yang dapat diakses disini:
https://ihatecpublisher.com/majalah/halal-review-edisi-02-februari-2025/