TOP Halal Award
Apresiasi Kepada Merek-Merek Halal Terbaik Di Indonesia
HalalReview.co.id – Di era modern seperti sekarang ini, konsep halal tidak lagi sebatas prinsip religius bagi umat muslim dalam memilih makanan dan minuman. Halal kini juga telah merambah menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle), termasuk bagi nonmuslim. Hal ini karena halal juga dipersepsikan sebagai sesuatu yang sehat, bersih, dan aman untuk dikonsumsi. Permintaan akan produk halal di seluruh dunia pun terus meningkat. Terlihat dari pesatnya pertumbuhan industri halal yang tak terbatas pada sektor makanan dan minuman, namun juga kosmetik, farmasi, hingga pariwisata.
Indonesia, sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk memperkuat posisinya sebagai pusat produsen halal global. Kebijakan penerapan kewajiban sertifikasi halal bagi seluruh produk yang beredar di Indonesia akan mulai berlaku pada Oktober 2024 mendatang. Kebijakan ini dikenal dengan nama WHO, Wajib Halal Oktober, yang diharapkan mampu mendukung pengembangan industri halal di Indonesia serta menjamin kehalalan produk yang beredar di pasaran.
Dalam rangka mengapresiasi merek-merek halal dengan performa terbaik, IHATEC Marketing Research, sebuah lembaga survei independen, menyelenggarakan acara Top Halal Award. Acara ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada merek-merek halal yang dipersepsi ‘TOP’ oleh milenial Indonesia, baik dari sisi awareness merek halal, proses produksi, bahan baku, serta kemasan.
Top Halal Award bertujuan untuk membantu perusahaan bersaing di pasar global dan meningkatkan daya tarik produk atau jasa mereka. Selain itu, penghargaan Top Halal Award ini mendorong perusahaan untuk menjadikan halal sebagai penguat brand (unique selling proposition). Dari sisi konsumen, Top Halal Award berfungsi sebagai referensi untuk memilih merek halal yang tersedia di pasaran sehingga dapat membantu pengambilan keputusan pembelian.
Acara Top Halal Award telah diselenggarakan sejak tahun 2022 sehingga tahun ini menandai penyelenggaraan yang ke-3. Sejak pertama kali digelar, puluhan merek pemenang dari berbagai kategori telah berpartisipasi dalam acara ini. Beberapa di antaranya termasuk merek ABC, Aice, Aqua, Bango, Bimoli, Coca-Cola, Esteh Indonesia, Inaco, Kacang Garuda, Kanzler, Kopi Kenangan, Lux, Masako, McDonald’s Indonesia, Molto, Oriflame, Regal, Rinso, Royco, Sajiku, SGM, Sunlight, Wall’s, dan Waroeng Steak & Shake dan lainnya.
Penentuan pemenang Top Halal Award didasarkan pada hasil survei Top Halal Index. Top Halal Index adalah survei tahunan yang dilakukan oleh IHATEC Marketing Research untuk mengukur tingkat persepsi milenial Indonesia terhadap merek halal. Selain itu, survei ini juga menggali sikap dan perilaku milenial Indonesia terhadap produk halal, dengan tujuan memahami seberapa penting label halal sebagai pertimbangan dalam memilih dan menggunakan produk atau jasa. Untuk menentukan merek yang mendapatkan predikat Top Halal Award, indeks merek harus berada di atas rata-rata kategori dan termasuk dalam 3 peringkat teratas.
Keunggulan Top Halal Award
Bagi merek yang berpartisipasi dalam Top Halal Award, IHATEC Marketing Research akan memberikan hak lisensi untuk menggunakan logo penghargaan ini. Logo tersebut dapat digunakan dalam berbagai bentuk komunikasi, baik Above The Line (ATL), Below The Line (BTL), maupun di media sosial. Logo Top Halal Award memiliki keunggulan-keunggulan yang yang dapat mendukung perkembangan bisnis perusahaan.
- Kredibilitas, pemenang ditentukan melalui wawancara langsung dengan konsumen sehingga memberikan hasil yang akurat dan terpercaya. Keunggulan ini memperkuat posisi merek di mata konsumen.
- Eksposur, penggunaan logo Top Halal Award pada berbagai media promosi dan kemasan produk dapat meningkatkan visibilitas dan daya tarik brand di pasar yang semakin kompetitif.
- Kepercayaan, logo Top Halal Award yang ditampilkan pada kemasan produk juga dapat membangun kepercayaan konsumen sehingga meningkatkan reputasi dan loyalitas merek.
- Preferensi, penghargaan Top Halal Award mendorong konsumen untuk memilih produk dengan label halal yang terbaik. Pada akhirnya meningkatkan peluang penjualan yang lebih besar bagi perusahaan.
Top Halal Index 2024
Tahun ini IHATEC kembali melakukan survei tahunan Top Halal Index 2024. Tahun ini Survei Top Halal Index dilakukan di bulan Juni dengan melibatkan 1.700 responden milenial yang tersebar di 6 kota besar Indonesia, yaitu Balikpapan, Jakarta, Makassar, Medan, Semarang, dan Surabaya. Responden dalam survei ini tidak hanya kalangan muslim, tetapi juga non muslim, dengan rentang usia antara 20 hingga 39 tahun, dan tingkat pengeluaran bulanan minimal Rp1.500.000,00 (tidak termasuk cicilan rumah, mobil/motor, asuransi, dan lainnya). Data dikumpulkan menggunakan metode purposive random sampling, di mana wawancara dilakukan secara langsung (face-to-face interview). Wawancara tersebut dilakukan oleh puluhan interviewer yang tersebar di berbagai kota.
Selain berfungsi sebagai penentu pemenang Top Halal Award, survei Top Halal Index juga memiliki beberapa tujuan berikut:
- Memahami perilaku pasar di segmen milenial
- Menentukan strategi yang tepat
- Menciptakan loyalitas merek
- Mengidentifikasi perbaikan untuk memperkuat merek halal di segmen milenial
Dari survei ini, merek juga dapat memperoleh laporan lengkap yang mencakup informasi seperti:
- Persepsi dan perilaku konsumen
- Brand Performance
- Advanced Analysis
- Conversion rate
- Brand switching analysis
- Brand diagnostic
- Media Habits
- Top Halal Index
Pada tahun ini, survei Top Halal Index mencakup sebanyak 119 kategori, yang terbagi dalam 5 kategori utama, yaitu (1) produk makanan & minuman, (2) perawatan pribadi & perawatan rumah, (3) produk kecantikan & perawatan wajah, (4) restoran, dan (5) wisata halal yang mencakup kategori hotel, destinasi wisata dan biro perjalanan (travel agent).
Dari hasil Top Halal Index ini, kemudian ditentukan merek-merek halal yang memenangkan Top Halal Award 20204. Tahun ini Top Halal Award 2024 akan diselenggarakan pada bulan Oktober, berdekatan dengan penerapan kebijakan WHO. Dengan adanya penghargaan ini diharapkan dapat turut mendukung kebijakan pemerintah mengenai kewajiban halal yang mulai berlaku pada Oktober 2024.
Daftar Kategori Produk Top Halal Index 2024
|
1 |
Sosis |
42 |
Selai |
83 |
Tisu Basah |
|
2 |
Bakso |
43 |
Agar-agar/Jelly Powder |
84 |
Tisu Kering |
|
3 |
Nugget |
44 |
Jelly Agar (Jelly Cup) |
85 |
Balsem |
|
4 |
Kornet |
45 |
Nata de Coco |
86 |
Minyak Kayu Putih |
|
5 |
Sarden |
46 |
Permen |
87 |
Minyak Telon |
|
6 |
Keju |
47 |
Coklat batangan |
88 |
Lipstik |
|
7 |
Yoghurt |
48 |
Snack |
89 |
Eye Shadow |
|
8 |
Susu Cair (UHT, Pasteurisasi, Sterilisasi) |
49 |
Kacang Kulit |
90 |
Maskara |
|
9 |
Susu Diet Khusus |
50 |
Kacang Sukro |
91 |
Body Lotion |
|
10 |
Susu Bubuk Dewasa |
51 |
Es Krim |
92 |
Bedak |
|
11 |
Susu Bubuk Anak |
52 |
Mi Instan |
93 |
Foundation |
|
12 |
Susu untuk Ibu Hamil |
53 |
Pasta (Makaroni/Spagetti, dsb) |
94 |
Parfume |
|
13 |
Kecap Manis |
54 |
Bubur Bayi |
95 |
Sabun Pencuci Wajah |
|
14 |
Saus Tomat |
55 |
Bubur Instan |
96 |
Pembersih Makeup/Make up Remover |
|
15 |
Saus Sambal |
56 |
Wafer Stick/Roll |
97 |
Serum |
|
16 |
Penyedap Rasa |
57 |
Biskuit Stik |
98 |
Moisturizer |
|
17 |
Bumbu Instan |
58 |
Teh Celup |
99 |
Sunscreen |
|
18 |
Margarin |
59 |
Tepung Bumbu |
100 |
Blush On |
|
19 |
Mayonnaise |
60 |
Minuman Serbuk Coklat |
101 |
Deodoran |
|
20 |
Terigu |
61 |
Herbal Masuk Angin Cair |
102 |
Lip Tint |
|
21 |
Sweetener |
62 |
Multivitamin/Vitamin |
103 |
Toner |
|
22 |
Kopi Bubuk |
63 |
Minuman/Larutan Panas Dalam |
104 |
Lulur |
|
23 |
Biskuit Kraker (Cracker) |
64 |
Kecap Asin |
105 |
Restoran Siap Saji |
|
24 |
Minyak Goreng |
65 |
Saus Tiram |
106 |
Restoran All You Can Eat |
|
25 |
Santan dalam Kemasan |
66 |
Susu Kental Manis |
107 |
Restoran Pizza |
|
26 |
Minuman Sari Buah Siap Minum |
67 |
Biskuit Malkist |
108 |
Restoran Ramen & Sushi |
|
27 |
Minuman Sari Buah Serbuk |
68 |
Sambal Siap Saji |
109 |
Kafe kopi |
|
28 |
Sirup |
69 |
Madu |
110 |
Toko Roti/Pastry/Donat |
|
29 |
Minuman Ringan (Soft Drink) |
70 |
Sabun Mandi Batang |
111 |
Gerai Minuman |
|
30 |
Minuman Teh Siap Minum |
71 |
Sabun Mandi Cair |
112 |
Gerai Ice Cream |
|
31 |
Minuman Kopi Siap Minum |
72 |
Pasta gigi |
113 |
Restoran Steak |
|
32 |
AMDK |
73 |
Obat Kumur |
114 |
Restoran Indonesia |
|
33 |
Minuman Isotonik |
74 |
Shampoo |
115 |
Restoran Bakmi |
|
34 |
Minuman Penambah Tenaga (Energy Drink) |
75 |
Minyak Angin Aromatik |
116 |
Restoran Bakso |
|
35 |
Sereal |
76 |
Hand Sanitizer |
117 |
Hotel |
|
36 |
Wafer |
77 |
Sabun Deterjen Bubuk |
118 |
Destinasi Wisata |
|
37 |
Biskuit |
78 |
Sabun Deterjen Cair |
119 |
Biro Perjalanan (Travel Agent) |
|
38 |
Biskuit Lapis/Sandwich |
79 |
Sabun Cuci Piring |
|
|
|
39 |
Biskuit Marie |
80 |
Pewangi dan Pelembut Pakaian |
|
|
|
40 |
Kukis (Cookies) |
81 |
Pelicin Pakaian |
|
|
|
41 |
Roti |
82 |
Pembersih Lantai |
|
|
***
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 8/Agustus/2024
Artikel ini juga dapat dinikmati dalam format majalah. Akses edisi lengkapnya di sini:
https://ihatecpublisher.com/majalah/informasi-kebijakan-sertifikasihalal-produk-impor-penghambat-atau-peluang/