Halal Membawa Keberkahan dan Kenyamanan Bagi Konsumen
Syauqi Ahmad | 27 Maret 2026
Sejak awal berdiri, Holycow! Steakhouse by Chef Afit telah menjalankan bisnisnya di atas koridor halal yang sesuai. Bagi Holycow, halal akan membawa keberkahan dan kenyamanan bagi konsumen, terlebih di bulan Ramadhan.
HalalReview.co.id – Sejak berdiri untuk pertama kalinya di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan dengan konsep warung tenda, Holycow! Steakhouse by Chef Afit sudah langsung mendapatkan atensi dari pecinta kuliner khas daging sapi.
Kekuatan rasa yang otentik dengan kualitas premium disajikan Holycow melalui suguhan yang meninggalkan kesan mendalam bagi penggemarnya. Tak butuh waktu lama, berturut-turut Holycow membuka jaringannya hingga terus berkembang sampai 27 outlet yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Arief B. Satriyo, Direktur Holycow mengatakan bahwa Holycow memang memiliki komitmen yang tinggi dalam menjaga standardisasi kualitas rasa dari setiap menu yang ditawarkan kepada konsumen.
Terlebih, Holycow ini sejatinya bukanlah pemain steik pertama di Indonesia. “Sehingga kalau kami tidak menyajikan sesuatu yang berkualitas prima, tentu kami akan kalah bersaing dan tidak diminati pasar,” ujarnya pada Halal Review.
Selain itu, pendekatan branding dan marketing yang diusung Holycow ini juga cukup unik. Sehingga dengan keunikannya tersebut, brand ini dengan cepat mendapatkan tempat tersendiri di hati konsumen. Keunikan yang dimaksud, seperti yang dijelaskan Arief adalah persoalan pemilihan lokasi outlet yang berada di daerah strategis Jakarta.
Sebut saja Kelapa Gading, Wolter Monginsidi dan beberapa tempat lainnya yang secara nilai investasi properti merupakan daerah grade A. Termasuk pemilihan nama yakni Holycow, kata Arief agar mudah diingat konsumen.
Dengan cara seperti itu, Arief mengatakan, tipologi konsumen yang menjadi pelanggan Holycow ini kebanyakan adalah kalangan middle to up, sehingga harus menyesuaikan dari segi lokasi yang tepat untuk menggaetnya.
Momentum Bulan Ramadan
Dari 27 outlet yang tersebar di Jakarta, Jogja, Surabaya, Malang, Bali, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Batam hingga Medan, Arief memastikan bahwa semuanya telah bersertifikat halal.
Holycow semakin percaya diri dan optimistis setelah mengantongi sertifikat halal. Pasalnya, tren pasar halal di Indonesia sangat besar dan luas. Target segmen pasar halal, tidak hanya kalangan muslim saja, segmen nonmuslim pun merasakan kenyamanan dari produk yang diberikan oleh Holycow.
Sebagaimana diketahui, persoalan halal tak hanya berfokus pada bahan bakunya saja, namun mencakup juga segala proses produksinya, termasuk sisi peralatan dan supplier serta pelayanan yang terbaik.
“Tentu halal ini selain membawa keberkahan juga memberikan kenyamanan bagi konsumen-konsumen kami,” imbuh Arief.
Di bulan Ramadhan Holycow juga memanfaatkan momentum ini dengan mengadakan promo paket Ramadhan berupa paket Combo Ramadhan dan Free Takjil berupa penganan puding mangga dan puding leci bagi konsumennya.
Meski demikian Arief mengatakan bahwa aktivitas pemasaran di Ramadhan tak banyak berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Restoran tetap buka dan tutup seperti biasa di jam yang sama. Hanya ketika sebelum Maghrib sedikit tertutup.
“Selama ini yang kami lakukan seperti itu dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Kami juga tidak membuat tema khusus untuk Ramadhan dari sisi desain untuk ruangan, jadi semuanya seperti biasanya,” sebut Arief.
Memang diakui sepanjang Ramadhan jika di siang hari pengunjung menurun dibandingkan di luar Ramadhan. Tapi saat waktu mulai buka puasa, volume pengunjung tentu bertambah lebih banyak lagi sehingga tren di Holycow menurut Arief tidak turun drastis, juga tidak melonjak tinggi.
“Selain itu, kami selalu memberikan waktu libur utamanya di hari Idul Fitri kepada karyawan kami sehingga mereka bisa meluangkan waktu kumpul dengan keluarga,” ujar Arief.
Serius Menggarap Pasar Halal
Seperti diketahui, Holycow merupakan steakhouse pertama yang mendapatkan sertifikat halal dari MUI. “Bahkan, nilai implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH) yang kami dapatkan adalah A+ loh,”sebut Arief bangga.
Di bulan Maret 2020 PT. Holycow Danadipa Indonesia yang membawahi: Holycow! Steakhouse by Chef Afit, Loobie Lobster, The Holyribs dan HolyGyu telah mendapatkan sertifikasi HALAL dari MUI.
“Kami merupakan steakhouse pertama di Indonesia yang mendapatkannya,” kata Arief melengkapi.
Selain itu, masih di periode yang sama yakni di 2020 ketika mendapatkan sertifikat halal dari MUI, Holycow by Chef Afit juga meraih penghargaan Rekor MURI sebagai brand steakhouse pertama dan gerai terbanyak yang telah mengantongi label halal secara resmi.
Apresiasi tinggi juga diutarakan pihak MUI yang mengatakan bahwa untuk sekelas restoran yang memiliki produk dengan titik kritis yang sangat tinggi (high risk), proses sertifikasi halal perlu dilakukan dengan sangat detail.
Implementasi SJH dengan skor A, menjadi bukti bahwa Holycow menjalankan proses secara administratif dan produk sesuai dengan SOP yang baik dan benar.
“Sejak dari awal berdiri kami semua berkomitmen dengan urusan halal yang menjadi bagian penting dari bisnis ini. Kami menggunakan bahan baku yang halal, tidak menggunakan bahan-bahan pelengkap yang tidak halal seperti wine atau rum misalnya. Bahkan Bir saja tidak ada di sini,” terang Arief
Mengutip dari laman resmi steakholycow.com di tahun 2018 lalu Holycow pernah mengajak beberapa Carnivores dan rekan media untuk datang langsung ke peternakan wagyu sekaligus ke RPH di Australia, untuk bisa melihat sendiri bagaimana Holycow dan produsen steik menjaga komitmen terhadap aspek halal tersebut.
Artikel ini dipublikasikan dalam Majalah Halal Review Edisi 3/Maret-April/2025 yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://ihatecpublisher.com/majalah/halal-review-edisi-03-mar-apr-2025/