Tetap Suci dan Segar di Hari Raya
Mohamad | 18 Februari 2026
Sebagai merek pelicin pakaian yang memiliki sertifikasi halal, Kispray memanfaatkan momentum lebaran untuk meningkatkan penjualan, memperluas pangsa pasar, dan memperkuat hubungan dengan konsumen.
Peningkatan daya beli masyarakat di bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum bagi pelaku bisnis untuk meraup lebih besar. Tak terkecuali bagi merek pelicin pakaian untuk memasarkan produk dan meningkatkan omzet. Sebab banyak orang menjalankan dan merayakannya dengan memperbarui pakaian dan tampilan mereka.
Kispray memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan produk berkualitas sesuai dengan kebutuhan konsumen muslim. Kehalalan suatu produk kini telah menjadi suatu kebutuhan wajib konsumen muslim, dan pemintaannya pun tak hanya sebatas produk makanan melainkan pula telah bergeser ke produk non makanan, seperti pelicin pakaian.
Kendati tidak masuk ke tubuh, kandungan bahan pada pelicin pakaian harus dipastikan kehalalannya, terhindar dari sesuatu yang najis atau haram, yang dapat mengganggu kesucian pengguna pada saat melakukan peribadahan.
“Selama bulan Ramadhan penggunaan alat sholat menjadi lebih intens sehingga Kispray melakukan campaign bahwa Kispray bisa digunakan untuk semprot alat–alat sholat yang biasanya bisa digunakan berkali-kali sebelum dicuci,” ujar Surianto, Senior Brand Marketing Manager Kispray.
Selain Ramadhan, jelang lebaran, Kispray juga semakin masif melakukan promosi ataupun penawaran menarik supaya menarik perhatian konsumen, sebab permintaan akan pakaian baru meningkat secara signifikan karena tradisi untuk berbusana yang baru dan segar di hari raya besar umat Islam tersebut.
“Dengan strategi pemasaran yang terarah dan kreatif selama momentum lebaran, kami berharap dapat meningkatkan penjualan, memperluas pangsa pasar, dan memperkuat citra merek sebagai produsen pelicin pakaian yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan konsumen selama periode penting ini,” terang Surianto.
Adapun aktivitas pemasaran yang dilakukan Kispray meliputi, promosi diskon khusus selama periode lebaran, seperti diskon harga, potongan harga spesial, atau paket penawaran menarik untuk pembelian produk pelicin pakaian. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian konsumen dan mendorong mereka untuk membeli produk Kispray selama momen Lebaran.
Melakukan iklan produk pelicin pakaian di media massa seperti televisi, selama periode menjelang lebaran. Iklan ini mencakup informasi tentang produk, dan pesan-pesan yang relevan dengan tema lebaran untuk menarik minat konsumen, seperti Kispray sangat relevan untuk digunakan menyemprot alat-alat sholat sehingga bisa dijadikan sebagai teman beribadah.
Aktivitas lainnya, kampanye pemasaran online melalui media sosial, situs web perusahaan, dan platform online lainnya, dengan membagikan konten khusus lebaran seperti tips berbusana, inspirasi gaya, dan informasi produk pelicin pakaian yang sesuai dengan suasana lebaran. Termasuk menggunakan iklan digital dan kampanye email untuk meningkatkan kesadaran merek dan penjualan selama momen lebaran.
“Kami berkolaborasi dengan influencer atau public figure yang relevan dengan target pasar untuk memperluas jangkauan pemasaran. Mereka dapat membantu mengedukasi penggunakan Kispray kepada audiens selama bulan Ramadhan dan persiapan lebaran seperti semprot di alat sholat, semprot di sofa dan gorden untuk persiapan lebaran serta membagikan testimoni yang mereka alami,” beber Surianto.
Bagian Integral dari Strategi Pemasaran
Produk dengan sertifikasi halal diyakini memiliki peluang yang sangat menjanjikan. Pasalnya, konsumen muslim di seluruh dunia khususnya di Indonesia semakin sadar akan pentingnya menggunakan produk yang sesuai dengan prinsip-prinsip halal.
“Sertifikasi halal memberikan peluang untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus wujud komitmen produsen untuk memberikan produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, tanpa melupakan nilai-nilai keagamaan yang penting bagi konsumen muslim,” ucap Surianto.
Tren permintaan produk halal ini menciptakan permintaan yang tinggi untuk produk non makanan, termasuk pelicin pakaian seperti Kispray yang tidak hanya efektif dalam merawat pakaian, tetapi juga memenuhi standar kehalalan. Semua produk pelicin pakaian merek Kispray yang diproduksi dan dipasarkan sudah bersertifikat halal.
“Sertifikasi halal merupakan prioritas utama bagi kami dalam memastikan bahwa setiap produk yang ditawarkan memenuhi standar kehalalan yang ketat sesuai dengan ajaran agama Islam,” jelas Surianto.
Proses sertifikasi halal Kispray melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh bahan baku, proses produksi, dan formulasi produk. Bahkan bekerja sama dengan lembaga sertifikasi halal terkemuka untuk memastikan bahwa setiap langkah produksi dilakukan sesuai dengan pedoman halal yang berlaku.
Dengan adanya sertifikasi halal, konsumen dapat menggunakan produk Kispray secara yakin bahwa mereka memenuhi standar kehalalan yang diakui secara global. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan kehalalan produk demi kepuasan dan kepercayaan konsumen, serta sebagai bentuk dukungan pengembangan pasar halal,” tegas Surianto.
Dalam pemasaran Kispray secara aktif menyoroti kehalalan produk melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk label produk, situs web perusahaan, materi pemasaran, dan kampanye iklan. Selanjutnya menggunakan logo sertifikasi halal yang jelas pada kemasan produk untuk memberikan keyakinan kepada konsumen tentang keabsahan status halal produk.
“Kami memandang kehalalan bukan hanya sebagai kewajiban untuk memenuhi kebutuhan konsumen muslim, tetapi juga sebagai nilai tambah yang dapat membedakan produk Kispray di pasar yang semakin kompetitif,” ungkap Surianto.
Konsep halal pun merupakan bagian penting dari strategi untuk meningkatkan citra perusahaan (corporate image). Penekanan kehalalan produk bertujuan membangun reputasi perusahaan sebagai produsen yang bertanggung jawab, transparan, dan mengutamakan kebutuhan konsumen, termasuk konsumen muslim.
Fokus pada kehalalan juga dapat membantu membedakan perusahaan dari pesaing di pasar, menunjukkan komitmen terhadap standar kualitas dan keberlanjutan, serta memperluas basis konsumen yang lebih luas. “Strategi kehalalan tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada citra perusahaan sebagai perusahaan yang peduli, bertanggung jawab, dan berintegritas,” sebut Surianto.
Untuk menjaga konsistensi kehalalan produk, perusahaan mengimplementasikan beberapa langkah dan kebijakan yang ketat dalam proses produksi dan manajemen produk, yakni; mendapatkan sertifikasi halal dari lembaga yang terpercaya, melakukan pemantauan bahan baku, bekerja sama dengan pemasok yang terpercaya dan memiliki sertifikasi halal untuk memastikan kualitas dan kehalalan bahan baku.
Perusahaan memiliki prosedur produksi yang ketat dan terkontrol untuk memastikan seluruh tahapan produksi dilakukan sesuai dengan prinsip kehalalan, kemudian melakukan pemantauan dan audit rutin terhadap seluruh proses produksi dan manajemen produk untuk memastikan kepatuhan terhadap standar kehalalan.
“Kami memberikan edukasi dan pelatihan kepada seluruh tim terkait tentang pentingnya kehalalan produk dan bagaimana menjaga konsistensi kehalalan dalam setiap tahapan produksi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kehalalan produk di seluruh perusahaan,” pungkas Surianto.
***
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 04/April/2024