Niat Baik, Hasil Baik
Syauqi Ahmad | 16 Februari 2026
Sosro merupakan salah satu merek ternama di pasar minuman teh dalam kemasan di Indonesia. Selain karena faktor kualitas produk dan sejarah yang melegenda, Sosro juga menjamin sertifikasi halal di setiap produknya.
“Apapun makannya, minumnya Teh Botol Sosro”. Tagline atau slogan ini tentu sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Dengan diiringi backsound yang khas, semua orang pasti sudah mafhum jika tagline tersebut milik brand ternama asli Indonesia PT. Sinar Sosro.
Teh Botol Sosro mulai diperkenalkan pada tahun 1970-an, namun usaha minuman ini sesungguhnya sudah diawali sejak tahun 1940. Saat itu keluarga Sosrodjojo sebagai pendiri Teh Botol Sosro memulai usahanya di kota Slawi, Jawa Tengah, yang saat itu memproduksi dan memasarkan teh seduh dengan merek Teh Cap Botol.
Seiring perjalanan waktu, dengan ikhtiar yang tak kenal lelah, keluarga Sosrodjojo mulai menjangkau pasar yang lebih luas lagi dengan mengubah kemasan minumannya ke dalam botol melalui proses yang tidak disengaja awalnya. Namun siapa sangka, dari ketidaksengajaan tersebut, justru membawa bendera Sosro makin berkibar hingga akhirnya sukses sampai saat ini.
Teh Botol Sosro memang dikenal sebagai produk teh dalam kemasan yang memiliki rasa khas. Rasa tersebut berasal dari bahan baku asli dan alami dengan daun tehnya yang dipetik dari perkebunan sendiri. Kemudian diolah menjadi teh melati yaitu teh hijau yang dicampur bunga melati dan bunga gambir. Sehingga menghasilkan rasa yang unik, dan kekhasannya selalu terjaga.
Sampai saat ini PT. Sinar Sosro sudah mempunyai 11 pabrik yang tersebar di Deli Serdang, Palembang, Jakarta, Tambun, Cibitung, Ungaran, Mojokerto, hingga Gianyar. Serta pabrik yang khusus memproduksi Air Mineral Ddalam Kemasan (AMDK) Prim-A yaitu di Sentul, Purbalingga dan Pandaan.
Dalam pengembangan bisnisnya, PT. Sinar Sosro telah mendistribusikan produknya ke seluruh Indonesia, melalui kantor cabang penjualan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Selain di dalam negeri, PT. Sinar Sosro juga merambah pasar global dengan mengekspor produk-produk one way packaging ke beberapa negara di Asia, Amerika, Eropa, Afrika, Australia dan Kepulauan Pasifik.
Saat ini, produk-produk yang diproduksi oleh PT. Sinar Sosro adalah, Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, S-Tee, TEBS, Country Choice, dan AMDK Prim-A.
Jaminan Halal dari Hulu Hingga Hilir
Devyana Tarigan, General Manager Marcomm & PR Sosro mengatakan bahwa produk Sosro semuanya sudah memiliki sertifikasi halal dan sudah menjadi value yang tinggi bagi perusahaan sehingga produk Sosro bisa diterima dengan baik oleh pasar dan bertahan hingga kini.
“Apalagi sekarang pasar sudah semakin aware dengan halal dan itu buat kami bukan hanya untuk kepentingan dikonsumsi oleh pasar muslim saja, tapi juga untuk menandakan jika produk kami sudah pasti aman, berkualitas dan telah melalui proses uji yang panjang,” tegas Devy.
Proses halal di Sosro sendiri memang melibatkan setiap aspek produksinya mulai dari bahan baku, pengolahan, kemasan, hingga pembersih untuk alat produksinya. Hal itu juga yang dipertegas oleh Mochammad Ilham Prasetyo, Legal & Regulatory Assistant Manager Sosro yang menyatakan bahwa halal di Sosro tidak hanya produk-produknya saja, tapi juga menyeluruh di setiap bagiannya.
“Sampai ke distribusinya pun kendaraannya juga harus halal, jadi kita sudah menjalankan secara total dan tidak terbatas pada label atau logo semata,” ujarnya.
Devy dan Ilham sepakat jika hal itu dilakukan sebagai bagian dari wujud komitmen perusahaan mulai dari Top Management sampai staf yang mengedepankan prinsip niat dan berbuat baik demi hasil yang baik. “Di sini prinsip perusahaan adalah niat baik, hasil baik,” pungkas Devy.
Ada yang menarik dari komitmen halal Sosro sebagai perusahaan minuman terkemuka di negeri ini. Komitmen tersebut, sebagaimana yang diungkapkan Devy adalah adanya kegiatan social responsibility perusahaan terhadap mitra-mitra Sosro dari kalangan pedagang bakso dan mie ayam yang memang merupakan representatif penjualan produk Sosro.
Komitmen perusahaan diwujudkan dengan turut membantu para pengusaha bakso dan mie ayam mengurus sertifikasi halal produk dagangnya. Devy mengatakan, semua prosesnya dilakukan secara cuma-cuma alias gratis. Setiap tahapannya dilakukan mulai dari pelatihan, pengecekan bahan baku produksi, alat produksi, tempat pengolahan, pelaku produksi hingga keluarnya sertifikasi halal.
“Hal ini merupakan salah satu bentuk upaya kami dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk makanan yang ditawarkan. Meskipun banyak cara yang bisa dilakukan, tapi program ini tentu adalah komitmen yang sangat baik dengan membantu pengurusan sertifikasi halal untuk mitra-mitra kami,” imbuhnya.
Senada dengan Devy, Ilham pun mengamini upaya Sosro ini melalui pernyataannya bahwa hal ini merupakan bentuk apresiasi Sosro terhadap tukang bakso dan mie ayam sebagai mitra yang telah menjadi tombak utama dalam menjual beberapa produk minuman Sosro.
“Istilahnya, ini salah satu ucapan terima kasih kami terhadap mereka. Prosesnya bukan hanya sekadar sosialisasi, namun kami juga memantau dan memfasilitasi serta turun langsung hingga pelaksanaan survei ke tempat usaha mereka, hingga dikeluarkannya sertifikat halal,” Devy menegaskan .
Dengan semua aktifitas usaha yang dilakukan dan dilalui Sosro tentu bisa memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap produk berkualitas tinggi, aman, halal serta bisa dinikmati dengan nyaman. Tak salah, meski di tengah gempuran pemain serupa di industri ini, Sosro tetap memiliki tempat spesial di hati konsumen.
Kunci utama dari kesuksesan perusahaan seperti yang disampaikan Irma Riana, Quality Control Supervisor Sosro adalah kebijakan mutu atau halal yang senantiasa didukung oleh komitmen manajemen.
Output-nya adalah, bagaimana perusahaan bisa terus memproduksi minuman yang berkualitas unggul, aman dan halal sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan. Lalu, seluruh pimpinan dan karyawan Sosro secara konsisten menerapkan sistem manajemen mutu dan keamanan manajeman pangan serta sistem jaminan produk halal melalui pengendalian mutu terpadu di semua lini perusahaan yang sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Dan itu merupakan suatu komitmen dari manajemen untuk menciptakan kualitas yang unggul dan halal,” pungkas Irma.
***
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 08/Agustus/2024