Memiliki 1.000 Outlet alam Tempo Singkat
Syauqi Ahmad | 16 Februari 2026
Meski hanya berupa minuman es teh, namun minuman yang dipasarkan oleh Es Teh Indonesia ini ternyata banyak disukai konsumen. Selain karena kualitas produk dan inovasi varian produknya, kekuatan lain dari merek ini adalah komitmennya terhadap produk Halal. Es Teh Indonesia terus berkembang dan telah siap menghadapi wajib halal tahun ini.
Minuman teh merupakan salah satu minuman yang digemari oleh banyak masyarakat Indonesia. Minuman ini selalu ada di hampir rumah tangga maupun di warung makan hingga restoran. Di warung makan atau restoran, minuman teh disajikan sebagai minuman hangat atau dingin atau di banyak menu tertulis es teh. Boleh dikata, minuman teh memiliki potensi pasar yang besar di Indonesia.
Besarnya potensi pasar minuman teh telah memunculkan banyak perusahaan yang mengadu omset di bisnis ini. Saat ini minuman teh yang beredar di pasar disajikan dengan berbagai bentuk kemasan dan inovasi varian produk. Salah satu perusahaan yang turut mengais omset di bisnis minuman teh adalah PT Esteh Indonesia Makmur dengan mengusung Es Teh Indonesia sebagai mereknya. Es Teh Indonesia merupakan salah satu bisnis minuman kekinian yang sudah populer di Indonesia.
Berdiri sejak September 2018, cerita awal bisnis minuman Es Teh Indonesia dimulai dari kesepakatan empat orang sahabat yakni Haidhar Hibatullah Wurjanto, Dihya Nur Rifqy, Aussie Andry, Edwin Widy. Menurut cerita Haidhar, masing-masing di antara mereka patungan masing-masing 2 juta rupiah untuk berjualan es teh geroba di Kemang Village.
“Bener-bener satu gerobak yang hanya jualan es teh di pameran dengan modal 8 juta kami berempat Co Founder masing-masing 2 juta,” ujar Haidar.
Kesan pertama dari usaha yang dijalankan Haidar bersama tiga teman lainnya tersebut ternyata sangat baik karena mendapatkan respon positif dari pasar. “Pas kita bikin konsep yang bagus dengan gerobak Rp 8 juta ini ternyata malah ramai saat di pameran tersebut,” kenang Haidar.
Haidar sendiri tidak terkejut, karena berkat pengalamannya di dunia FnB selama 13 tahun lebih, ia mendapati jika minuman es teh jadi minuman favorit konsumen Indonesia ke 2 setelah air putih. Termasuk fakta di lapangan bahwa minuman teh selalu menduduki posisi Top Five 5 Sales meski di restoran kopi atau minuman lainnya.
“Jadi ada modal lain selain patungan uang tadi itu, ada juga pengalaman di dunia FnB dan hasil riset lapangan yang menunjang tekad kami untuk membuka bisnis Es Teh Indonesia,” sebutnya.
Dari situ setelah membuktikan jualan es teh di Kemang Village bagus dan meninggalkan kesan yang baik, pelan-pelan usaha minuman Haidar ini mulai melakukan ekspansi dari membuka satu dan dua outlet hingga kini tercatat ada 1.000 outlet yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia pasca menerapkan konsep kemitraan di tengah banyaknya minat dan permintaan akan peluang bisnis tersebut.
“Akhirnya kami memutuskan untuk membuka kesempatan bisnis dengan konsep kemitraan yang disahkan pada 11 September 2019 dimana saat ini mitra kami sampai ada di Sorong, Papua,” Haidar menambahkan.
Merambah Keluar Negeri
Optimisme pun semakin tinggi dirasakan oleh Es Teh Indonesia. Di tengah persaingan yang ketat, Es Teh Indonesia masih akan terus mengembangkan jaringan gerainya yang dalam waktu dekat ini juga akan masuk secara proporsional ke pasar lebih premium yakni mall.
“Kita ini masih ada peluang untuk tumbuh karena berdasarkan riset internal ke konsumen Es Teh Indonesia bahwa 1.000 outlet ini masih stand alone dan mereka mengatakan ini masih kurang karena masih belum bisa nemu Es Teh Indonesia di mall. Maka dari situ rencana kita juga akan ambil atau buka di mall atau pusat perbelanjaan,” beber Haidar.
Termasuk untuk pasar luar negeri, Es Teh Indonesia juga akan membuka gerai pertamanya di Melbourne, Australia di tahun ini. “Di Melbourne yang buka adalah salah satu dari konsumen kita. Sekarag lagi on process, In Syaa Allah tahun ini buka,” ungkapnya.
Mengutamakan Prinsip Kenyamanan Bagi Konsumen
Di industri FnB teh, merek Es Teh Indonesia bisa dibilang merupakan pelopor yang secara serius mengembangkan bisnisnya hingga ke tahapan manajerial yang profesional dan mumpuni. Hal itu ditunjukan Haidar melalui upaya perusahaan mengejar proses sertifikasi halal sebagai bagian dari pengembangan bisnis Es Teh Indonesia.
“Kami sangat serius mengembangkan bisnis ini sampai kita juga serius kejar sertifikasi halal disamping selalu berinovasi dan berkreasi,” tegas Haidar.
Es Teh Indonesia sendiri mendapatkan sertifikasi halal pada Maret 2023 lalu. Melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Es Teh Indonesia akhirnya menerima sertifikasi jaminan produk halal. Dengan adanya sertifikasi halal ini, tentu makin menegaskan bahwa produk minuman teh Es Teh Indonesia beserta seluruh outlet-nya yang mencapai 1.000 buah ini telah memenuhi persyaratan kehalalan.
“Dengan ini kami merasa senang dan bangga serta menunjukkan kepada konsumen kami bahwa semua produk minuman teh Es Teh Indonesia telah memenuhi standar kehalalan dan menjamin kualitas dan keamanan bagi mereka,” jelas Haidar.
Rasa bangga ini yang dirasakan oleh Haidar karena proses untuk mendapatkan sertifikasi tidaklah mudah, terlebih melibatkan mitra, vendor bahan baku hingga proses produksi. Namun perusahaan berusaha keras untuk memenuhi persyaratan kehalalan yang ketat dan menjamin kualitas produknya.
Terkait sertifikasi halal ini Haidar mengutamakan prinsip kenyamanan dan rasa aman bagi konsumen saat mengkonsumsi produk Es Teh Indonesia. Apalagi Haidhar menyebutkan perusahaan yang dinaunginya itu sangat mengutamakan kualitas dan keamanan produknya dan telah memperoleh banyak penghargaan dari berbagai lembaga dan organisasi.
Dengan sertifikasi halal ini, Es Teh Indonesia benar-benar menjaga konsistensi produknya agar selalu halal dengan membentuk tim khusus halal internal yang bertugas memastikan bahwa semua proses produksi mulai dari pemilihan bahan baku, vendor, outlet dan audit harus sesuai dengan apa yang kita sepakati, yakni berdiri di atas prinsip jaminan produk halal
Adapun cara komunikasinya melalui keberadaan logo halal di setiap outlet dan media komunikasi. Hal ini dirasa perlu disampaikan ke konsumen, calon mitra atau mitra sendiri karena merupakan bagian tanggung jawab dari perusahaan. Dengan target pasar anak muda yang secara riset mayoritas pembeli kebanyakan dari usia 18-26 tahun dan selebihnya 27 sampai 40 tahun, maka kampanye tentang produk Es Teh Indonesia yang sudah dijamin halal ini benar-benar menjadi startegi yang baik untuk menumbuhkan rasa nyaman bagi konsumen.
***
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 07/Juli/2024