Awas Kena Prank Kurma Asal Israel!
Awas, Kena Prank Kurma Asal Israel!
Anidah | 27 Februari 2026
HalalReview.co.id – Mengawali buka puasa dengan kurma, adalah anjuran Rasulullah saw. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda;
“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)
Tak ayal, konsumsi buah asal Timur Tengah ini melonjak tajam terutama setiap kali bulan Ramadhan tiba. Buah yang berasal dari pohon palem Phoenix dactylifera ini, sumber energi instan yang sangat baik setelah seharian berpuasa. Sayangnya kini umat muslim perlu berhati-hati sebab ternyata kurma di pasaran bisa saja berasal dari negara agresor Israel. Alih-alih mengikuti sunah Nabi, kita malah kena prank.
Kurma Asal Israel
Kurma memang beragam jenisnya, di antara yang popular adalah kurma Ajwa yang eksklusif tumbuh di Madinah, Arab Saudi; Kurma Sukari yang banyak dibeli masyarakat Indonesia; Kurma Tunisia (Deglet Noor); dan terakhir Kurma Medjool yang dikenal sebagai salah satu kurma premium.
Siapa sangka kurma Medjool banyak berasal dari negara agresor Israel. Menurut data FAO pada tahun 2024, Israel mengekspor 60,5 juta ton kurma senilai 520 juta dolar AS. Secara global Israel memang bukan top eksportir, namun untuk kurma Medjool, Israel termasuk pemain utama bersama dengan Maroko, Yordania, dan Amerika Serikat (California). Tujuan ekspor kurma Medjool Israel mayoritas menyuplai pasar di Eropa dan AS. Namun pasca gerakan boikot produk Israel, banyak dugaan bahwa eksportir kurma Israel menyamarkan keterangan asal negara pada label kemasan, salah satunya dengan memberi label “Made in Palestine”.
Al Jazeera mencatat industri kurma Israel sangat eksploitatif dan sebagian besar operasinya terjadi di permukiman ilegal. Sekitar 40 persen kurma Israel saat ini ditanam di permukiman ilegal, mereka mengekspoitasi buruh Palestina dengan upah rendah di perkebunan kurma. Bahkan petani Israel juga diketahui mempekerjakan anak-anak Palestina.
Terdapat lima perusahaan kurma besar Israel yang mengekspor ke Amerika Serikat dan Eropa:
1. Hadiklaim, semacam koperasi petani Israel, menjual 65% kurma dari pemukiman ilegal. Merek-mereknya meliputi:
- King Solomon
- Tamara Barhi Dates
- Jordan River
- Bomaja
- Shams
- MTex
- Desert Diamond Rapunzel
- Carmel Agrexco
- Arava
- Delilah
- Mehadrin.
2. Mehadrin,
3. Galilee Export,
4. Carmel Agrexco,
5. Agrifood Marketing dengan merek Star Dates.
Hadiklaim, Mehandrin, dan Carmel Agrexco semuanya beroperasi di permukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
Cara Menghindarinya Agar Tidak Salah Beli
Agar tak salah dalam memilih, kita perlu sedikit berupaya memastikan bahwa produk yang kita beli benar-benar bukan berasal dari Israel. Mengutip Minanews.net beberapa caranya antara lain:
- Periksa nama negara asal produk, pastikan membaca label terutama saat membeli kurma. Jika keterangan pada label kemasan tidak menunjukkan secara jelas asal negaranya tentunya kita perlu untuk menelusuri ke situs impotirnya.
- Periksa barcode. Produk Israel sering kali memiliki barcode yang diawali dengan 729. Meskipun tidak selalu menjamin, ini merupakan indikasi kuat bahwa produk tersebut berasal dari Israel. Periksa silang dengan detail lain pada kemasan untuk memastikan.
- Mengenali merek-merek asal Israel dan juga eksportirnya. Contohnya Hadiklaim, Hadiklaim adalah salah satu eksportir terbesar Israel. Perusahaan ini menjual kurma dengan merek contohnya King Solomon, Jordan River, Jordan River Bio-Top, dan MyJool di supermarket
- Waspada kemasan yang menyesatkan. Beberapa produk menggunakan teks berbahasa Arab atau gambar Palestina pada kemasannya, yang dapat menyesatkan konsumen tentang asal produk tersebut. Tentunya kita harus selalu verifikasi negara asal produk daripada hanya mengandalkan elemen desain.
- Hindari produk dengan asal yang tidak jelas. Waspadalah terhadap produk yang tidak secara jelas menyebutkan produsen atau negara asalnya. Eksportir Israel yang dikenal di pasar global misalnya Mehadrin, MTex, Galilee Export, Edom, Carmel Agrexco, dan Arava.
- Membeli kurma Palestina dari sumber terpercaya. Jika kita ingin mendukung Palestina dengan membeli kurma asal Palestina, kita dapat mengecek di distributor atau tempat-tempat yang terpercaya. Di Indonesia misalnya, salah satu distributor kurma Palestina adalah Ariha.
Karenanya penting bagi kita untuk selalu memperhatikan darimana asal kurma yang kita beli.