Menangkap Peluang Halal di Pasar Antiseptik
Andika Priyandana | 2 Februari 2026
Ramadhan dan lebaran adalah momen terbaik untuk pemasaran produk halal. Momen ini pun dimanfaatkan oleh PT Reckitt Benckiser Indonesia untuk meningkatkan penjualan Dettol melalui berbagai program pemasaran.
Indonesia, dengan mayoritas penduduk beragama Islam mencapai hingga 87,2% (BPS, 2020), menghadirkan peluang besar bagi industri antiseptik halal. Kebutuhan akan produk-produk yang terjamin kehalalannya termasuk antiseptik, terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap aspek halal, implementasi peraturan pemerintah untuk menerapkan label halal untuk produk sehari-hari, dan pertumbuhan kelas menengah dengan daya beli yang baik.
Tak ayal, permintaan produk antiseptik halal diprediksi akan terus meningkat di masa depan. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan-perusahaan yang ingin menjangkau pasar yang potensial ini.
PT. Reckitt Benckiser Indonesia, sebagai salah satu perusahaan terdepan di industri antiseptik, telah menunjukkan komitmennya dalam menyediakan produk-produk halal bagi konsumen muslim dan muslimah di Indonesia. Hal ini sejalan dengan penyampaian Nani Hidayani, Regulatory Affairs & Safety Director, PT. Reckitt Benckiser Indonesia, “Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas penduduk yang beragama Islam, memiliki potensi besar dalam hal jaminan kehalalan produk. Jaminan halal ini memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menggunakan produk tersebut, termasuk produk antiseptik”.
PT. Reckitt Benckiser Indonesia Menyelami Indonesia
Sejak didirikan di Indonesia pada tahun 1993, Reckitt Benckiser Indonesia (PT. Reckitt Benckiser Indonesia) menunjukkan komitmen jangka panjangnya untuk pasar Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pendirian dua pabrik di Cileungsi (Jawa Barat) dan Semarang (Jawa Tengah) yang memproduksi produk-produk antiseptik, termasuk Dettol, untuk pasar domestik dan internasional.
Nani menuturkan bahwa sebagai perusahaan global, PT. Reckitt Benckiser Indonesia tidak hanya memasarkan produknya di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara di kawasan ASEAN, Australia, Selandia Baru, India, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Austria, Belgia, Perancis, Yunani, Afrika, dan Hongkong. Hal ini menunjukkan bahwa Reckitt Indonesia memiliki reputasi global dalam hal kualitas dan keamanan produknya.
Di Indonesia, PT. Reckitt Benckiser Indonesia fokus pada produk perawatan pribadi dengan merek Dettol. Nani berkata, “Jenis produk antiseptik yang dipasarkan oleh PT. Reckitt Benckiser Indonesia yaitu produk perawatan pribadi dengan merek Dettol. Di antaranya adalah Dettol Body Wash, Dettol Bar Soap, Dettol Hand Wash, Dettol Antiseptic Liquid, Dettol Sanitizer Spray, Dettol Hand Sanitizer, dan Dettol Wet Wipes. Semua produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan dan kebersihan kepada pengguna, terutama dalam situasi di mana menjaga kebersihan menjadi sangat penting.”
Komitmen dan kepercayaan Reckitt terhadap Indonesia sejalan dengan strateginya untuk menangkap peluang halal di pasar antiseptik. Dengan memahami kebutuhan dan budaya masyarakat Indonesia, Reckitt mampu menghadirkan produk-produk antiseptik tersertifikasi halal berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen muslim di Indonesia.
Reckitt Indonesia: Halal, Ramadhan, dan Lebaran
Nani memaparkan, “Sebagai bagian dari strategi perusahaan dan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, kami selalu memastikan bahwa semua produk antiseptik yang beredar telah tersertifikasi halal.” Komitmen ini diwujudkan dengan penerapan sistem jaminan halal dan pelatihan rutin bagi karyawan untuk memastikan pemahaman tentang standar kehalalan.
Pada bulan Ramadhan tahun ini, Dettol, Alfamart, dan Yayasan T-Care berkolaborasi dalam kampanye donasi sabun. “Kampanye ini bertujuan untuk memberikan akses sabun Dettol kepada masyarakat di daerah rentan kuman, khususnya di Bantargebang, Bekasi, selama satu tahun penuh”, jelas Nani.
Dettol, memiliki misi besar untuk melindungi keluarga di Indonesia. Oleh karena itu, kampanye ini berfokus pada edukasi dan akses ke fasilitas kebersihan bagi keluarga yang tinggal di lingkungan rentan.
Alfamart, sebagai mitra dalam kampanye ini, berperan penting dalam menyediakan akses langsung pada sabun batang anti bakteri. Sementara itu, Yayasan T-Care mendukung program ini dengan keyakinan bahwa program ini mampu membantu masyarakat di Bantargebang.
Selain itu, Dettol juga aktif di media sosial. Mereka berkolaborasi dengan key opinion leader (KOL) dari berbagai profesi untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan selama bulan Ramadhan. Salah satu KOL yang bekerja sama dengan Dettol adalah Reisa Broto Asmoro, seorang pemerhati kesehatan Ibu dari 2 orang anak yang terkenal dengan edukasi kesehatan yang mudah dipahami.
Dalam kolaborasinya dengan Dettol, Reisa membagikan tips menjaga kebersihan selama Ramadhan, seperti mencuci tangan dengan sabun Dettol sebelum dan sesudah makan, setelah beraktivitas di luar, dan setelah menggunakan toilet, serta mandi dengan sabun Dettol minimal dua kali sehari, dan menggunakan Dettol Hand Sanitizer ketika tidak ada air dan sabun.
Terkait Idul Fitri, momen ini merupakan waktu yang istimewa bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga besar dan bersilaturahmi dengan banyak orang. Momen mudik pun menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Pada masa ini, penting untuk tetap menjaga kebersihan dengan menggunakan produk-produk antiseptik. Waktu Idul Fitri pun menjadi kesempatan bagi Reckitt Indonesia untuk mempromosikan produk-produk antiseptik dengan lebih luas lagi.
PT. Reckitt Benckiser Indonesia, dengan komitmennya terhadap produk tersertifikasi halal dan berkualitas tinggi, siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk antiseptik.
***
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 04/April/2024