Strategi Memanfaatkan Momentum Idul Fitri
Anang Ghozali | 2 Februari 2026
Hari Raya Idul Fitri memiliki potensi pasar yang sangat besar. Di hari raya ini banyak produk yang demand-nya meningkat tajam, termasuk diantaranya produk personal care dan produk toiletries. Bagaimana perusahaan memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan penjualannya. Dan seberapa besar peluang produk halal?
Hari Raya Idul Fitri adalah salah satu hari raya besar bagi umat Islam. Seluruh umat Islam akan menyambutnya dengan suka cita dan penuh kebahagiaan. Hari raya ini dirayakan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Idul Fitri menandakan berakhirnya waktu puasa Ramadhan, dan sering diartikan juga sebagai hari kemenangan. Di hari ini umat Islam merasa bersyukur setelah mampu mengendalikan hawa nafsu selama bulan Ramadhan. Rasa syukur itu dirayakan dengan mengucapkan takbir, tasbih, dan tahmid.
Di Indonesia, hari raya Idul Fitri sering disebut juga hari lebaran. Banyak hal yang dilakukan umat Islam Indonesia dalam merayakan Idul Fitri atau lebaran. Sebagimana terungkap dari hasil survei IHATEC Marketing Research tentang kebiasaan masyarakat Indonesia pada saat hari raya Idul Fitri, yaitu bersilaturahmi dan saling bermaafan, berbelanja untuk keperluan lebaran seperti membeli makanan, membeli baju baru, membeli perlengkapan sholat baru, kemudian mudik atau pulang kampung, dan kebiasaan lainnya. Di Indonesia, hari raya Idul Fitri telah menjadi hajatan nasional setiap tahunnya. Di hari itu jutaan masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik atau pulang kampung. Hal ini tentu menjadi perhatian serius Pemerintah untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Hari raya Idul Fitri tidak saja disambut gembira oleh umat Islam, momen ini juga disambut antusias oleh para pelaku usaha. Dalam menyambut hari raya Idul Fitri, masyarakat muslim Indonesia akan mengeluarkan bujet lebih untuk membeli berbagai produk keperluan Idul Fitri. Tentu saja hal ini akan menciptakan potensi pasar yang sangat besar karena demand terhadap produk-produk untuk keperluan Idul Fitri meningkat tajam.
Peluang Poduk Halal di Hari Raya Idul Fitri
Produk-produk yang berpeluang besar dibeli oleh konsumen di hari raya Idul Fitri adalah produk yang berkualitas dan harga terjangkau. Namun seiring dengan meningkatnya kepedulian konsumen muslim Indonesia akan produk-produk yang halal, maka produk yang berkualitas dan sudah bersertifikasi halal memiliki peluang lebih besar lagi untuk dibeli oleh konsumen muslim. Hal ini pun disadari oleh pelaku usaha dengan menjadikan halal sebagai bagian dari strategi pemasarannya baik di hari raya maupun selain di hari raya. Dalam promosinya banyak pelaku usaha menonjolkan edukasi dengan menghadirkan produk yang berkualitas dan halal. Harapannya citra terbangun bahwa mereka berkomitmen memasarkan produk-produk yang halal.
Saat ini kepedulian konsumen muslim tidak terbatas pada produk makanan dan minuman saja. Produk lainnya seperti kosmetik, personal care atau pun produk toiletries seperti sabun cuci, pembersih lantai, juga akan lebih dipilih konsumen jika produk tersebut berlabel halal. Hal ini karena konsumen tidak saja ingin badannya atau pakaiannya bersih, suci dan wangi, tetapi juga ingin badannya atau pakaiannya bebas dari unsur najis atau haram.
Di hari raya Idul Fitri, salah satu produk yang memiliki peluang besar dalam memanfaatkan momen hari raya ini adalah produk pembersih, baik pembersih badan maupun pembersih rumah tangga. Penggunaan produk-produk ini meningkat tajam selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, karena orang berpuasa membutuhkan nafas segar dan orang sholat atau bersilaturahmi membutuhkan pakaian yang bersih dan wangi. Momen ini tentunya akan disambut baik oleh perusahaan-perusahaan yang memasarkan produk personal care maupun produk toiletries.
Strategi Meningkatkan Penjualan
Berbagai aktivitas pemasaran khusus dilakukan oleh pelaku usaha dalam memanfaatkan momen Idul Fitri. Menjelang hari raya banyak perusahaan yang melakuan promosi dengan menawarkan diskon dan promo menarik kepada pelanggan. Promosi ini dilakukan melalui media sosial, email marketing, atau iklan baik di TV, media cetak atau online. Perusahaan juga manfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk atau jasa selama hari raya Idul Fitri. Melakukan kolaborasi dengan lembaga-lembaga atau komunitas Islam untuk meningkatkan brand awareness dan citra perusahaan. Selain itu, masih banyak lagi program marketing yang dilakukan pelaku dalam memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri.
Pasta gigi Enzym misalnya, memanfaatkan momen Ramadhan dan Idul Fitri dengan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kesadaran akan produk perawatan mulut yang sehat dan halal. Diantaranya, memberikan edukasi kemasyarakat bagaimana menjaga kesehatan rongga mulut saat puasa melalui jembatan offline dan digital marketing, memasang spanduk di masjid-masjid sebagai produk yang halal, hingga promo diskon di toko online dan offline.
Sedangkan aktivitas pemasaran yang dilakukan Kispray (produk pelicin pakaian) diantaranya adalah, promosi diskon khusus selama periode lebaran, seperti diskon harga, potongan harga spesial, atau paket penawaran menarik untuk pembelian produk pelicin pakaian. Aktivitas lainnya, kampanye pemasaran online melalui media sosial, situs web perusahaan, dan platform online lainnya, dengan membagikan konten khusus lebaran seperti tips berbusana, inspirasi gaya, dan informasi produk pelicin pakaian yang sesuai dengan suasana lebaran.
“Dengan strategi pemasaran yang terarah dan kreatif selama momentum lebaran, kami berharap dapat meningkatkan penjualan, memperluas pangsa pasar, dan memperkuat citra merek sebagai produsen pelicin pakaian yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan konsumen selama periode penting ini,” kata Surianto, Senior Brand Marketing Manager Kispray.
***
Artikel ini dimuat dalam majalah Halal Review 04/April/2024